Semaksimal mungkin upaya Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau untuk menanggulangi dan mencegah Pandemi Covid-19 di wilayah Pulang Pisau, akhirnya membuahkan hasil cukup baik terhadap 19 warga desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku,  yang sebelumnya dinyatakan Orang Tanpa Gejala (OTG) hingga harus dikarantina mandiri selama 14 hari.

Sebelumnya ke 19 warga tersebut ada kontak dengan pasien positif Covid-19 dari kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang berkunjung ke Desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau, untuk menjenguk keluarga di Desa tersebut.

“Dengan pengawasan ketat selama 14 hari oleh tim Gugus Tugas bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Pulang Pisau dan dengan berbagai upaya akhirnya ke 19 warga tersebut sekarang dinyatakan negatif Covid-19 setelah dilakukan rapid tes,” ujar Bupati Pulang Pisau selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau, Edy Pratowo saat melakukan jumpa pers bertempat di Aula Mess Pemda Pulang Pisau, Kamis (9/4/2020).

Dalam jumpa pers, Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau H. Edy Pratowo didampingi Juru Bicara Covid-19 Kabupaten Pulpis, dr Muliyanto Budihardjo dan Moh. Insyafi, Kepala Dinas Sosial, Eknamensi Tawun, Kepala DPMDes Hj. Deni Widanarni dan Kepala BPPKAD Kabupaten Pulang Pisau,Toni Harisinta .

Edy Pratowo juga menginformasikan untuk saat ini, tinggal satu orang saja yang OTG di Kabupaten Pulang Pisau, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 21 orang, sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 3 orang yang sebelumnya hanya 1 orang.