Melalui hasil rapat analisa dan evaluasi (Anev) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 16 April 2020 terjadi penurunan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Pulang Pisau menjadi 9 orang. Penurunan ODP satu orang terjadi di Kecamatan Maliku, jika sebelumnya ODP berjumlah 10 orang. Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih tetap berjumlah lima orang dan orang tanpa gejala (OTG) nihil.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pulang Pisau, dr Mulyanto Budhiharjo, Kamis (16/4/2020) saat memimpin rapat anev di ruang rapat posko covid-19 membenarkan jika status ODP di Kabupaten Pulang Pisau mengalami penurunan, sehingga ODP mengalami penurunan jumlah.

Satu orang berstatus ODP tersebut sudah selesai masa pemantauan dan sudah menjalani pemeriksaan rapid tes dengan hasil dinyatakan negatif.

“Kita bersyukur, hari ini terjadi penurunan status ODP satu orang, jika sebelumnya 10 orang, maka ODP di Kabupaten Pulang Pisau menjadi sembilan orang. Sementara status PDP masih tetap, yakni lima orang, ” ungkap dr Mulyanto

Disampaikan kepada pihak donatur yang akan menyumbangkan donasinya bahwa Alat Pelindung Diri (APD) saat ini cukup, dan yang di butuhkan sekarang ini adalah masker, khususnya masker kain dan hand sanitizer.

“Jadi yang sangat diperlukan saat ini adalah masker dan hand sanitizer, karena kebutuhan masker ini sangat banyak sehingga bisa didistribusikan kepada masyarakat sebagai pencegahan virus covid-19,” jelasnya.

dr Mulyanto juga terus mengajak kepada seluruh masyarakat agar terus menjalankan pembatasan sosial (social distancing) dan menjaga jarak fisik (physical distancing).

Selain itu, cuci tangan sebelum sesudah beraktivitas serta membudayakan gerakan hidup bersih dan sehat guna mencegah penyebaran virus covid-19.

“Jika masyarakat disiplin menjalankan sosial distancing dan physical distancing, cuci tangan dan membudayakan pola hidup sehat, corona akan cepat berlalu,” tandasnya.