Hasil uji swab yang dilakukan terhadap bayi PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang meninggal pada 11 Mei lalu telah keluar. Dari dua kali uji swab yang dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, hasil menyatakan bayi tersebut negatif Covid-19. Demikian dikatakan juru bicara (jubir) Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), dr. Muliyanto Budihardjo di Posko Tanggap Darurat Covid-19 Pulang Pisau, Minggu (17/05/2020).

“Jadi, meninggalnya pasien itu tidak ada pengaruh dari Covid-19, kalau pasien PDP itu meninggal positif Covid-19 akan menambah catatan atau jumlah kasus positif Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan dr. Mul, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUD Pulang Pisau masih menjalani perawatan, dan perawatan yang dilakukan sesuai prorokol kesehatan.

Untuk keluarga pasien positif covid tersebut akan dilakukan uji swab. Pengambilan swab terhadap keluarga pasien akan dilakukan, Senin (18/5/2020) di RSUD Pulang Pisau.

“Untuk mengetahui perkembangan terhadap pasien akan dilakukan uji swab, seminggu kemudian akan diambil lagi swabnya, karena untuk dinyatakan negatif harus dua kali uji swab dan hasilnya harus negatif semua,” jelasnya.

Meski ada kasus Covid-19, diharapkan nanti semua baik-baik saja endingnya, ditargetkan semua sembuh, jangan sampai ada yang meninggal.

Jumlah tenaga medis yang melakukan perawatan sebanyak 30 perawat dan enam orang dokter. Petugas medis yang menangani Covid-19 tidak menangani pasien lain, baik di IGD maupun di poli rawat jalan.